• berita

Studi Kasus Proyek Filtrasi dan Pengolahan Air Limbah Alkali di Pabrik Keramik Indonesia

I. Latar Belakang Pelanggan

Pelanggan tersebut adalah perusahaan manufaktur keramik berskala besar di Jawa Barat, Indonesia, yang khusus bergerak di bidang pengolahan ubin keramik dan perlengkapan sanitasi.

menghasilkan sekitar 1.800 meter kubik air limbah keramik per hari.

Air limbah terutama berasal dari proses penggilingan bahan baku, pelapisan glasir, dan pembersihan cetakan, yang mengandung residu bubuk keramik, partikel glasir yang tersuspensi, dan kotoran lainnya. Air limbah tersebut perlu disaring untuk memenuhi standar pembuangan lingkungan Indonesia (Uji Laboratorium Lingkungan), dan sebagian air olahan didaur ulang untuk membersihkan lantai bengkel.

II. Persyaratan Inti Proyek dan Parameter Operasional

Karakteristik Air Limbah:Nilai pH 8-11 (alkali), konsentrasi padatan tersuspensi (SS) ≤ 800 mg/L, dengan sedikit endapan garam kalsium dan magnesium anorganik.

Kapasitas Perawatan:Untuk memenuhi persyaratan pengoperasian berkelanjutan, perlu dikonfigurasi dua sistem filtrasi independen, masing-masing dengan area filtrasi efektif seluas 15 meter persegi.

Kondisi Operasional:Suhu air limbah stabil pada 32°C (kondisi suhu normal), dan jaringan listrik di lokasi menggunakan standar Indonesia 380V/50Hz.

III. Solusi yang Disesuaikan

Berdasarkan parameter operasional pelanggan, dirancang sistem terintegrasi "pra-perawatan + filtrasi presisi tinggi", dengan konfigurasi inti sebagai berikut:

Sistem Filtrasi:Dua buah tahan alkali seluas 15 meter persegimesin filtrasi tipe kotak, dengan pelat filter PP yang cocok untuk lingkungan basa pH 8-11 untuk mencegah

korosi dan penuaan.

Sistem Pemberian Pakan:Dilengkapi dengan pompa diafragma pneumatik QBK (diafragma EPDM + badan katup baja tahan karat 316L), cocok untuk suhu normal 32°C.

kondisi, tanpa risiko motor terlalu panas, dan mampu mengangkut air limbah yang mengandung partikel.

IV. Hasil Pelaksanaan Proyek

Efisiensi Memenuhi Standar:Dua sistem filtrasi seluas 15 meter persegi beroperasi secara bersamaan, mengolah 1.800 meter kubik air limbah per hari. Kadar SS (Solid State) air yang telah difiltrasi stabil pada 15-20 mg/L, sepenuhnya memenuhi persyaratan pembuangan lingkungan di Indonesia. Air hasil daur ulang dapat langsung digunakan untuk membersihkan lantai bengkel.

Kemampuan Adaptasi Peralatan yang Sangat Baik:Pada kondisi suhu normal 32°C, mesin filtrasi dan pompa diafragma beroperasi terus menerus selama 16 jam per hari tanpa deformasi membran filter atau kebocoran pada badan pompa. Pelat filter berbahan PP secara efektif menahan korosi alkali, dan peralatan tidak menunjukkan keausan yang signifikan setelah 12 bulan beroperasi.

Optimalisasi Biaya Operasi dan Pemeliharaan:Siklus perawatan diperpanjang hingga 4 bulan, hanya memerlukan penggantian kain filter dan segel, sehingga mengurangi biaya perawatan tahunan hingga 40%. Sistem pencucian balik otomatis mengurangi operasi manual, dan hanya satu pekerja yang dibutuhkan untuk memantau setiap set peralatan.


Waktu posting: 14 November 2025